CERPEN TERMODINAMIKA

Hai teman-teman! Apa kabar nih? Udah tau belum kalau penerapan materi termodinamika ternyata ada di sekitar kita,lhoo penasaran? Yuk baca kisah ini ✨jangan lupa tinggalkan saran yaa 💙💙


✨✨✨✨


Misteri Tiupan Anjani

 

     Sejak beberapa bulan yang lalu, warga dunia harus merasakan karantina akibat adanya virus corona. Banyak upaya yang dilakukan untuk mencegah virus corona seperti dengan rajin mencuci tangan, menghindari kerumunan, pengecekan suhu tubuh saat berada di tempat umum, dan menggunakan masker. Hal itu membuat pergerakan Anjani dan keluarga kecilnya untuk melakukan aktivitas di luar rumah termasuk berbelaja menjadi terbatas. Mereka pun memilih untuk menyetok persediaan sembako secukupnya di rumah untuk menghindari kontak dengan kerumunan secara terlalu sering. 

     Hari itu, Anjani, ayah, dan ibunya memutuskan untuk berbelanja di swalayan dengan tetap melaksanakan protokal kesehatan. Mereka tak lupa menggunakan masker dan juga membawa hand sanitizer. Ketika mereka sampai di swalayan, mereka telah ditunggu oleh petugas yang berjaga di depan pintu masuk swalayan. Masing-masing dari mereka dicek suhu tubuhnya menggunakan alat pengecek suhu digital. Suhu tubuh mereka masih dalam keadaan notmal sehingga mereka diperbolehkan masuk ke dalam swalayan.


     Sesampainya di dalam, Anjani, ayah, dan ibunya segera berbelanja membeli barang-barang yang diperlukan. Mereka berkeliling swalayan dan memutuskan untuk minum di sebuah kafe karena merasa kelelahan. Mereka segera memesan bermacam-macam minuman untuk mereka nikmati bersama. Anjani memesan coklat panas sedangkan ibu dan ayahnya memesan minuman dingin untuk dinikmati. 


     Minuman yang mereka pesan akhirnya datang juga. Segera saja Anjani yang tidak sabaran meminum coklat panas yang disajikan dihadapannya. Namun, karena masih panas, Anjani hampir saja menyemburkan minumannya ke arah bajunya. Ayahnya segera menasihatinya untuk meniup coklat panas itu terlebih dahulu agar menjadi dingin. Ia segera melaksanakan nasihat ayahnya agar ia bisa segera menikmati coklat panas tersebut. Tiba-tiba ia terpikirkan oleh suatu hal dan segera menanyakannya pada ayahnya.


     “Ayah, bukankah suhu tubuh kita cukup panas? Mengapa udara yang dikeluarkan saat aku meniup coklat panas ini terasa tidak panas?” tanya Anjani dengan polosnya.


     “Wah, iya, kamu benar, Anjani. Suhu tubuh kita memang cukup panas yaitu sekitar tiga puluh enam derajat. Tapi, setelah kamu meniup dengan memoncongkan mulut, udara yang kamu keluarkan akan mengalami perubahan volume di udara dan menyebabkan adanya usaha. Nah, karena kamu meniupnya dengan cepat dan udara meruapakan isolator panas, maka tidak ada perpindahan kalor, atau disebut juga dengan proses adiabatik. Sedangkan kalau gas melakukan usaha, itu akan berpengaruh di dalan hukum termodinamika I, menyebabkan perubahan energi dalam sama besarnya dengan -W. Nah, hal itu berarti perubahan energi dalamnya berkurang yang mana juga menyebabkan suhu udara tersebut berkurang dan udara tersebut menjadi lebih dingin... kan perubahan energi dalam sama dengan 3/2 NKT, nak..” jawab ayahnya.


     “Oalah begitu ya, Yah.. jadi itu to contoh proses termodinamika di muka bumi ini... terima kasih, Yah. Aku jadi paham,” tanggap Anjani

     “Sama-sama, putri kecilku,” jawab ayahnya dengan senyuman manis.


     Setelah mereka menghabiskan minuman, mereka segera melanjutkan berbelanja dan kemudian segera bergegas pulang. Hari ini Anjani sangat senang karena ia dapat berbelanja dengan orang tuanya dan juga mendapat ilmu baru dari ayahnya.


-TAMAT- ✨



Komentar